Rileks Dulu ah..

Jenis Penyesalan

Penyesalan 1 jam

Salah naik angkot. (Kesasar gak tao ke mana)

Penyesalan 1 hari

Salah masak. (Contohnya: nasi sudah menjadi bubur Ayam)

Penyesalan 1 minggu

Salah makan. (Keracunan sampai masuk rumah sakit, tapi minggu depan sudah sehat kembali seperti dahulu lagi)

Penyesalan 1 bulan

Salah potong rambut. (Satu bulan kemudian sudah panjang kembali.)

Penyesalan 1 tahun

Tidak naik kelas. (Malunya setaun bo!)

Penyesalan seumur hidup

Salah kawin. (Ada komentar? Coba saja anda praktekkan!)

****************************************************

Syukurlah

Waktu gue baru dua hari kerja disebuah perusahaan asing, gue sempat menelpon ke bagian dapur sambil berteriak, “Ambilkan gue kopi… cepat!.” Ternyata jawaban dari seberang telepon sana tidak kalah keras dan marahnya.

“Hei bodoh…Kamu salah pencet extention? Kamu tahu dengan siapa kamu bicara?” Tidak…” gue nyahut. “Saya Direktur Utama disini, dasar idiot. Saya pecat kamu nanti!”

Nggak kalah gertak dan kalah teriak gue balas menyahut, “Dan Bapak tahu siapa saya?.”

Tidak.” jawab Boss gue itu.

“Syukurlah kalau gitu” sahut gue cuek sambil menutup telepon.

*********************************************

Maaf Tulisan Jelek

Di sebuah kantor pos seorang nenek ingin mengirim surat kepada cucunya. Karena ia lupa membawa kacamata, akhirnya ia meminta tolong seorang petugas di loket kantor pos, untuk membantunya. Nenek berkata, “Bisakah anda membantu menuliskan alamat pada amplop ini?”.

Setelah petugas loket menuliskan alamatnya, nenek itu berkata lagi, “Bisakah anda membantu menuliskan suratnya ?”. Setelah menuliskan surat itu dengan penuh ketulusan dan sukacita, bertanyalah sang petugas kantor pos kepada si nenek, “Apa lagi yang bisa saya bantu. Nek?”

Kemudian nenek berkata, “Tolong tambahkan di bawah suratnya, NB: Maaf, tulisannya jelek…

Petugas kantor:??!?*&^*&()GSR

SYUKURLAH

Waktu gue baru dua hari kerja disebuah perusahaan :–sing, gue sempat menelpon ke bagian dapur sambil berteriak, “Ambilkan gue kopi… cepat!.” Ternyata jawaban

dari batik telepon tidak kalah keras dan marahnya. “Hei bodoh…

Kamu salah pencet extention? Kamu tahu dengan siapa Kamu bicara?” Tidak…” gue nyahut. “Saya Direktur Utama disini, dasar dint. Saya pecat kamu nanti!” Nggak kalah gertak dan Kalah teriak gue balas menyahut, “Dan Bapak tahu siapa saya?.”

Tidak.” jawab Boss gue itu. “Syukurlah kalau gitu” sahut gue cuek sambil menutup telepon.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: