Siapakah Pemegang Rekor Ponsel Tertipis di Dunia?

Kemajuan teknologi saat ini memang sangat memungkinkan peralatan elektronik ataupun gadget dapat dibuat sekecil dan setipis mungkin. Tanpa sedikit pun mengurangi fungsi utamanya, bahkan bisa memiliki fungsi yang lebih lagi. Begitu halnya dengan telepon selular (ponsel), yang semakin hari semakin tipis dan ringan. Singkatnya, semakin bertambah canggih dan sarat dengan fitur, tidak identik dengan bertambahnya ukuran ponsel tetapi semakin kecil, tipis dan ringan. Atau istilah kerennya minimum design but maximum feature. Bahkan ada ponsel yang sangat tipis, sehingga terasa nyaman saat digantung di leher layaknya kalung.

Saat ini, sebuah ponsel bisa dikatakan tipis apabila memiliki ketebalan antara 8 – 11 mm. Produsen ponsel (vendor) yang sampai saat ini paling banyak membuat ponsel tipis adalah Samsung. Salah satu diantaranya adalah ponsel Samsung X820 yang muncul di bulan Mei 2006. Ponsel ini sangat tipis, hanya 6,9 mm tapi memiliki fitur yang terbilang canggih pada masanya. Sebut saja kamera 1,3 MP, video, microSD, hingga port TV Out. Berikutnya adalah ponsel Samsung C170 yang hanya 8,9 mm (lebih tebal 2 mm). Meski kedua ponsel ini tidak diproduksi lagi, tetapi masih banyak beredar dalam kondisi bekas (second).

Nah tahukah anda siapakah pemegang rekor untuk ponsel tertipis di dunia hingga saat ini?

The slimest Samsung u100Lagi-lagi masih dipegang oleh Samsung dengan andalannya Samsung SGH U100 Ultra Edition 5.9. Yap disebut Ultra Edition 5.9 karena ukurannya yang ultra tipis, hanya 5,9 mm dan berat hanya 66 gram. Waw fantastis! Memang hampir semua vendor telah membuat ponsel tipis, meski belum ada yang setipis ponsel Samsung U 100. Meski tipis, ponsel ini memiliki segudang fitur yang setara dengan ponsel yang lebih tebal. Fitur tersebut antara lain kamera 3 megapixel, Video recording, Mp3 player, bluetooth, HTML Browser sampai Tv-Out.

dimension_bSebenarnya vendor sadar betul bahwa ponsel tipis sangat berisiko. Tapi karena adanya tuntutan dan permintaan pasar memaksa mereka memproduksinya. Untuk mengurangi berbagai risiko pada ponsel tipis, para vendor biasanya mensiasatinya dengan membuat casing dengan bahan pilihan.

Casing berfungsi melindungi material-material di dalam ponsel. Biasanya casing terbuat dari logam seperti baja atau aluminium, terutama untuk ponsel kelas menengah ke atas. Display atau layar juga dibuat dengan bahan berkualitas maksimal. Kaca luar biasanya terbuat dari temperred glass atau kaca berlapis. Dengan lapisan ini membuat kaca anti gores, bahkan pada beberapa ponsel telah diuji ketahanannya dengan menggoreskan pisau baja.

Meski demikian begitu ponsel tipis memerlukan perlakuan khusus dan ekstra hati-hati. Risiko utama adalah ponsel tipis sangat-sangat rentan patah. Sangat disarankan jangan menyimpan ponsel tipis ke dalam saku celana, apalagi ketika menggunakan celana jins yang ketat.

Menggenggam ponsel tipis juga perlu hati-hati karena sering kali ponsel tipis kurang nyaman untuk digenggam sehingga berisiko terlepas dari tangan. Kejadian seperti ini mungkin saja terjadi bagi orang yang bertelapak tangan besar dan berjari tangan panjang.

Ponsel tipis sebaiknya diberi gantungan atau kalung. Ketika menggenggam ponsel tipis, sebaiknya gantungan dikaitkan ke tangan untuk mengantisipasi bila ponsel terlepas dari genggaman.

Ditulis oleh :  Sulistiyo Suparno (untuk rubrik Suara Merdeka)

Telah diedit tanpa mengurangi inti dari artikel aslinya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: